Konflik Yayasan Syarief Hidayatullah VS UIN, Orang Tua Siswa Ikut Turun Tangan

Doni Marhendro
Keterlibatan sejumlah orang tua siswa dalam konflik antara Yayasan Syarief Hidayatullah dan Universitas Islam Negeri, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta disebut bukan atas permintaan maupun instruksi pihak yayasan. Foto: Ist

Namun, menurut Wahid, situasi berubah setelah terjadi penggerudukan pada 4 Juni 2026 dan kembali terjadi pada 22 Agustus 2026.

Peristiwa tersebut membuat persoalan yang sebelumnya berusaha dijaga agar tidak masuk ke ruang publik akhirnya diketahui oleh sebagian orang tua.

Kekhawatiran pun muncul. Orang tua tidak lagi melihat persoalan tersebut semata sebagai konflik antara yayasan dan UIN, tetapi mulai mempertimbangkan dampaknya terhadap anak-anak mereka yang berada di lingkungan sekolah.

"Mereka tidak lagi bertindak sebagai orang tua murid, tetapi bagaimana melindungi anaknya supaya anaknya itu nyaman dan tidak trauma," kata Wahid.

Wahid kembali menegaskan, kehadiran orang tua di tengah situasi tersebut bukan karena digerakkan yayasan.

Menurutnya, para orang tua mengambil sikap secara mandiri karena mereka memiliki kekhawatiran terhadap keamanan dan kondisi psikologis anak-anaknya.

"Keberadaan orang tua murid hari ini bukan atas perintah yayasan. Sekali lagi, bukan atas perintah yayasan, tetapi atas keinginan mereka sendiri untuk melindungi anak-anaknya," tegasnya.

Editor : Aris

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3 4

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network