KOTA TANGERANG, iNewsTangsel – Kebakaran hebat yang melanda pabrik lampu PT Global Teguh Indonesia di kawasan Batuceper, Kota Tangerang, belum juga padam setelah melalap bangunan selama 24 jam. Embusan angin kencang serta material kardus yang tertimbun bongkahan reruntuhan beton menjadi hambatan utama petugas dalam menjangkau titik api dasar.
Kepulan asap tebal berwarna hitam terpantau masih membubung tinggi dari sela-sela puing bangunan pabrik yang telah ambruk. "Pemadaman agak sulit karena masih banyak tumpukan kardus yang tertimpa beton-beton bangunan," ujar Komandan Regu Pos Damkar Benda, Wawi, di lokasi kejadian, Kamis (17/9/2026).
Selain kendala struktur bangunan yang runtuh, keterbatasan pasokan air di sekitar area pemukiman industri turut memperlambat penanganan. Lokasi sumber air yang jauh memaksa armada tangki melakukan pengisian ulang secara bergantian guna menjamin suplai penyemprotan.
Sebanyak 7 unit armada pemadam kebakaran bersama 35 personel dikerahkan secara intensif untuk mengisolasi sisa-sisa titik panas di area gudang. Petugas mengaku belum dapat memprediksi waktu pasti pemadaman total mengingat padatnya material berdaya bakar tinggi yang tertimbun beton.
Dampak kobaran api menghanguskan hampir seluruh struktur utama pabrik hingga menyebabkan atap serta tembok bagian samping roboh. Selain bangunan, sejumlah kendaraan operasional berupa tiga unit mobil, dua truk, dan satu kendaraan roda tiga turut hangus terbakar hingga tersisa kerangka.
Petugas pemadam kebakaran yang bersiaga di lapangan terus mengupayakan proses pendinginan agar api tidak kembali menyebar ke pemukiman sekitar. Sementara itu, pihak kepolisian bersama tim pemadam kebakaran menyatakan bahwa penyebab pasti pemicu awal kebakaran masih dalam tahap penyelidikan. Tim forensik direncanakan bakal mengumpulkan bukti-bukti setelah seluruh area dinyatakan aman dan dingin sepenuhnya.
Editor : Aris
Artikel Terkait
