Kemenperin: Industri Makanan dan Minuman Sumbang 41,86 Persen PDB Pengolahan Nonmigas

Hasiholan
Industri makanan dan minuman Indonesia mencatat pertumbuhan 6,77 persen pada Semester I 2026. Foto Olan

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Industri makanan dan minuman Indonesia mencatat pertumbuhan 6,77 persen pada Semester I 2026. Kinerja tersebut turut memperkuat perhatian terhadap inovasi bahan baku, teknologi pangan, serta pengembangan produk yang mengikuti perubahan kebutuhan konsumen.

Data Kementerian Perindustrian menunjukkan industri makanan dan minuman menyumbang 41,86 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) industri pengolahan nonmigas pada periode tersebut.

Di tengah pertumbuhan itu, Food Ingredients (Fi) Asia Indonesia 2026 resmi dibuka di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta, Rabu (16/9/2026). Pameran yang memasuki penyelenggaraan ke-30 ini berlangsung hingga 18 September 2026.

Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza mengatakan pertumbuhan industri makanan dan minuman perlu diikuti inovasi serta kolaborasi di sepanjang rantai industri. Menurut dia, pengembangan sektor tersebut juga berkaitan dengan upaya meningkatkan daya saing industri nasional.

"Untuk mendorong pertumbuhan tersebut, inovasi, dan kolaborasi di sepanjang rantai industri semakin penting untuk dilakukan," kata Faisol.

Editor : Hasiholan Siahaan

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network