JAKARTA, iNewsTangsel.id - Penerapan standar mutu internasional menjadi bagian penting dalam upaya dunia usaha di Indonesia menjaga kualitas proses kerja, meningkatkan efisiensi, dan memenuhi kebutuhan pelanggan. Sistem manajemen yang terukur juga diperlukan untuk memastikan kegiatan operasional berjalan sesuai prosedur dan meminimalkan risiko kesalahan.
Salah satu standar yang digunakan perusahaan untuk mengelola kualitas proses bisnis adalah ISO 9001:2015. Standar ini mengatur sistem manajemen mutu melalui dokumentasi prosedur kerja, evaluasi berkala, pengawasan operasional, serta identifikasi risiko yang dapat memengaruhi pencapaian target perusahaan.
Penerapan standar tersebut tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan persyaratan administratif, tetapi juga menuntut konsistensi pelaksanaan prosedur dan perbaikan berkelanjutan. Audit internal menjadi salah satu mekanisme untuk menemukan ketidaksesuaian sekaligus menentukan langkah korektif terhadap proses kerja yang belum memenuhi standar.
Dalam penerapannya, Midea menggunakan ISO 9001:2015 sebagai acuan pengendalian proses bisnis, termasuk kegiatan logistik dan distribusi. “Melalui penerapan ISO 9001:2015, setiap proses bisnis dijalankan berdasarkan prosedur yang terstruktur, dengan evaluasi berkala untuk memastikan efektivitas operasional dan perbaikan berkelanjutan,” ujar President Director Midea Electronics Indonesia, Jack Ding, Minggu (18/10/2026).
Pengendalian operasional mencakup proses pengiriman barang dari pabrik ke gudang hingga distribusi kepada konsumen. Prosedur yang terdokumentasi menjadi acuan untuk mengatur pembagian tanggung jawab, menjaga konsistensi proses, serta mengurangi risiko penyimpangan dalam kegiatan operasional.
Selain pengawasan operasional, identifikasi risiko dan peluang dilakukan untuk mengantisipasi hambatan yang berpotensi memengaruhi pencapaian sasaran mutu. Hasil evaluasi menjadi dasar penyusunan langkah pencegahan dan perbaikan sesuai kebutuhan perusahaan.
Efektivitas penerapan ISO 9001:2015 bergantung pada konsistensi pelaksanaan prosedur, tindak lanjut atas temuan audit, dan evaluasi berkala. Dengan demikian, standar manajemen mutu dapat menjadi instrumen pengendalian proses bisnis untuk menjaga kualitas dan meningkatkan efisiensi operasional.
Editor : Hasiholan Siahaan
Artikel Terkait
