Keluarga Korban Pembunuhan Bos Jamu di Tangerang Laporkan Oknum Polisi ke Propam Terkait Barbuk HP

Tim iNews Tangsel
Keluarga korban pembunuhan bos jamu mendesak Pengamanan Internal Polda Banten untuk segera menindaklanjuti laporan dugaan pelanggaran kode etik. Foto: Ist

TANGERANG, iNewsTangsel.id - Keluarga korban pembunuhan bos jamu mendesak Pengamanan Internal Polda Banten untuk segera menindaklanjuti laporan dugaan pelanggaran kode etik. Keluarga korban secara resmi telah melaporkan oknum anggota Reserse Kriminal Polresta Tangerang berinisial AP dengan berpangkat bintara

Laporan ini dilakukan setelah pihak keluarga mengaku menemukan sejumlah data penting di telepon genggam milik almarhum hilang. Perangkat komunikasi tersebut diduga telah mengalami pengaturan ulang ke setelan pabrik saat diserahkan kepada keluarga.

Putri selaku anak korban mengungkapkan bahwa berbagai foto, dokumen, serta riwayat percakapan WhatsApp sudah tidak dapat ditemukan. Kondisi tersebut memicu tanda tanya besar mengenai prosedur penanganan barang bukti elektronik selama proses penyidikan.

“Kami mempertanyakan kenapa semua bukti yang ada di HP korban bisa hilang tanpa jejak,” ujar Putri, adik korban dalam keterangannya, kepada awak media, Kamis (22/10/2026). Pihak keluarga menduga hilangnya data digital tersebut perlu segera diperiksa secara serius oleh pihak Propam.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network