Himpun Dana Murah, Perbankan Genjot Nasabah dan Transaksi Digital

Hasiholan
Secara kuartalan, outstanding kredit bank only meningkat Rp1,8 triliun dibandingkan triwulan sebelumnya. Foto istimewa

Secara kuartalan, outstanding kredit bank only meningkat Rp1,8 triliun dibandingkan triwulan sebelumnya. Pertumbuhan juga terlihat pada segmen produktif, dengan kredit korporasi naik Rp1 triliun atau 7 persen dan segmen komersial meningkat Rp495 miliar atau 4,2 persen.

Dari sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) konsolidasi mencapai Rp155,6 triliun dengan rasio Current Account Saving Account (CASA) sebesar 44,9 persen. Bank bjb terus memperkuat dana murah melalui akuisisi nasabah, perluasan kerja sama penggajian (payroll), dan optimalisasi kanal digital.

Pembukaan rekening melalui kanal digital tercatat berkisar 7.000 hingga 12.000 rekening setiap bulan. Langkah ini diharapkan memperluas basis nasabah sekaligus meningkatkan aktivitas transaksi.

Di tengah ekspansi bisnis, bank bjb tetap menjaga kualitas aset. Per September 2026, rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) tercatat 2,87 persen, sedangkan rasio Loan at Risk (LAR) berada di level 9,92 persen.

Dari sisi operasional, beban operasional berhasil ditekan sekitar 2 persen. Efisiensi tersebut turut mendorong pertumbuhan laba operasional sebelum pencadangan kerugian penurunan nilai atau Pre-Provision Operating Profit (PPOP) lebih dari 5,5 persen secara tahunan.

Editor : Hasiholan Siahaan

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network