get app
inews
Aa Text
Read Next : Warga Gugat Wali Kota Tangsel, Sengkarut Sampah Berujung ke Meja Hijau

Hati-hati! Teror Ranjau Paku Resahkan Warga, Pecah Berulang Setiap Pagi

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:03 WIB
header img
Ilustrasi korban ranjau paku. Sehingga paku menancap di ban mobil. Foto Ist

TANGERANG, iNewsTangsel.id - Setiap pagi, kekhawatiran serupa menghantui warga di perumahan Suvarna Sutera, Kabupaten Tangerang. Bukan soal kemacetan atau cuaca, melainkan ancaman ranjau paku yang kian marak di ruas jalan utama kawasan elit tersebut.

Aksi orang tak bertanggung jawab itu bukan hanya merugikan secara materi, tetapi juga mengancam keselamatan para pengguna jalan. Ban kendaraan pecah mendadak menjadi pemandangan yang nyaris rutin, terutama di jam-jam sibuk saat warga berangkat kerja dan anak-anak menuju sekolah.

Salah seorang warga di Klaster Suvarna Lavon, Irawan mengaku hampir setiap pagi menyaksikan korban tebar ranjau paku. Karena lokasinya cenderung berulang dan terfokus di jalur yang sama.

“Saya lihat setiap pagi selalu ada korban. Orang yang berangkat m pagi, pasti ada yang menjadi korban,” katanya, Selasa (3/2/2026). 

Menurut dia, jalur yang paling rawan, berada di lintasan Klaster Lavon II menuju SPBU Shell, termasuk akses dari Terrace 8 menuju jalur yang sama, serta ruas sebaliknya ke arah Lavon I. Di titik-titik tersebut, sejumlah pengendara mobil mendadak harus menepi akibat ban bocor atau pecah setelah melindas paku.

“Kondisi ini membuat kami tak bisa tinggal diam. Tanpa menunggu langkah resmi dari pihak berwenang, kami bersama petugas keamanan kawasan memilih bergerak secara swadaya. Gotong royong pun dilakukan untuk meminimalisir risiko,” terangnya.

Dia menerangkan, warga telah menggalang dana untuk membeli alat magnet penyapu paku. Alat tersebut nantinya dipasang pada mobil patroli keamanan agar bisa menyisir jalanan sambil berkeliling.

“Dari hasil penggalangan dana warga, sweeping menggunakan magnet sudah mulai dilakukan untuk membersihkan sisa-sisa paku yang berserakan di jalan. Selain itu, patroli keamanan juga ditingkatkan dengan pengecekan berkala setiap beberapa jam di titik-titik rawan,” paparnya. 

Irawan mengaku, upaya mandiri ini belum sepenuhnya memberi rasa aman dan warga masih dihantui keresahan. Warga hanya bisa berharap, jalan yang dilalui setiap hari kembali aman tanpa ancaman tersembunyi di aspal.

“Kami ingin, aparat berwenang segera turun tangan untuk mengusut pelaku dan menghentikan teror ranjau paku yang terus berulang,” tutup Irawan. 

Editor : Elva Setyaningrum

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut