get app
inews
Aa Text
Read Next : Hari Obesitas Sedunia: Ramadan Jadi Momentum Tekan Obesitas dan Batasi Konsumsi Gula Berlebih

Obesitas Jadi Ancaman Kesehatan Global, Indonesia Hadapi Kerugian Ekonomi Puluhan Triliun

Kamis, 05 Maret 2026 | 13:28 WIB
header img
Seorang dokter menjelaskan hasil pemeriksaan kepada pasien yang mengalami obesitas saat sesi konsultasi kesehatan. Foto dok iNews

Salah satu terapi yang kini banyak dikaji adalah penggunaan obat berbasis GLP-1. Terapi ini bekerja dengan meniru hormon alami tubuh yang berperan mengatur rasa kenyang dan metabolisme. Menurut Diana, sejumlah uji klinis menunjukkan sebagian pasien dapat mengalami penurunan berat badan hingga sekitar 17 persen, dengan fokus utama pada pengurangan lemak tubuh sambil mempertahankan massa otot.

Pendekatan tersebut dikenal sebagai quality weight loss, yakni penurunan berat badan yang tidak hanya menurunkan angka timbangan, tetapi juga menjaga fungsi otot serta mobilitas tubuh. Pengalaman menjalani terapi medis juga disampaikan oleh musisi Audy Item yang mengaku mulai memahami obesitas sebagai kondisi medis yang memerlukan pendampingan tenaga kesehatan.

Ia mengatakan perubahan pendekatan dari sekadar diet mandiri menuju pendampingan dokter membantu memperbaiki kondisi kesehatannya secara menyeluruh.
Sementara itu, General Manager Novo Nordisk Indonesia Sreerekha Sreenivasan menyatakan perusahaan berupaya menghadirkan inovasi terapi berbasis riset untuk mendukung penanganan obesitas jangka panjang.

Menurutnya, inovasi medis yang berkembang saat ini tidak hanya berfokus pada penurunan berat badan, tetapi juga pada upaya mengurangi risiko penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung dan stroke yang sering berkaitan dengan obesitas. Perkembangan terapi ini menjadi bagian dari upaya global untuk mengendalikan peningkatan kasus obesitas yang terus naik dan berpotensi memicu berbagai penyakit tidak menular di masa depan.

Editor : Hasiholan Siahaan

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut