Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : TPA Jatiwaringin Kebakar Seminggu Belum Padam, Pemkab Tangerang Tetapkan Status Tanggap Darurat!
Advertisement . Scroll to see content

Dari Gempa hingga Banjir, Pembiayaan Risiko Bencana di Indonesia Jadi Perhatian

Jum'at, 13 Maret 2026 | 12:13 WIB
  • author Deny Pohan
Dari Gempa hingga Banjir, Pembiayaan Risiko Bencana di Indonesia Jadi Perhatian
Indonesia sendiri merupakan salah satu negara dengan tingkat kerawanan bencana tinggi. Foto ist

Selain membentuk Pooling Fund Bencana, program ini juga mendorong penyusunan sistem pelacakan anggaran kebencanaan serta penguatan koordinasi antar lembaga, termasuk dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan sejumlah kementerian terkait.

Meski demikian, sejumlah pihak menilai skema pembiayaan risiko bencana masih menghadapi tantangan besar, terutama dalam memastikan dana benar-benar dapat diakses cepat saat terjadi bencana serta digunakan secara transparan di tingkat pusat maupun daerah.

Lead Financial Sector Economist dari World Bank, Julian Casal, menyebut berakhirnya IndoRISK menjadi momentum untuk mengevaluasi kesiapan Indonesia dalam menghadapi risiko bencana di masa depan.

“Ini saat yang tepat untuk merefleksikan kesiapan Indonesia dalam mitigasi dan pengelolaan risiko bencana,” katanya.

Indonesia sendiri merupakan salah satu negara dengan tingkat kerawanan bencana tinggi. Karena itu, efektivitas mekanisme pendanaan seperti Pooling Fund Bencana akan sangat menentukan kecepatan pemulihan ekonomi dan sosial setiap kali bencana besar terjadi.

Editor: Hasiholan Siahaan

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut