get app
inews
Aa Text
Read Next : Tekan Emisi, Industri Baja Mulai Gunakan Energi Terbarukan

Indonesia Tawarkan Peluang Investasi USD500 Miliar di Enlit Asia 2026

Senin, 20 April 2026 | 12:46 WIB
header img
Pemerintah Indonesia sendiri menargetkan investasi sektor ketenagalistrikan lebih dari USD500 miliar guna mencapai target Net Zero Emission (NZE). Foto ist

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Ajang Enlit Asia – Electricity Connect 2026 diposisikan sebagai katalis baru percepatan investasi energi bersih dan penguatan infrastruktur kelistrikan di kawasan ASEAN, seiring melonjaknya kebutuhan listrik sektor digital seperti data center.

Diselenggarakan pada 22–24 September 2026 oleh Clarion Events bersama Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI), forum ini akan mempertemukan lebih dari 11.000 peserta dan 280 exhibitor global. Dukungan penuh juga datang dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta PT PLN (Persero).

Fokus utama tahun ini mengarah pada penyediaan listrik berkelanjutan untuk data center, digitalisasi sistem kelistrikan, hingga eksplorasi energi nuklir sebagai opsi transisi. Langkah ini dinilai penting di tengah pertumbuhan kebutuhan listrik sektor digital di ASEAN yang diperkirakan mencapai 20 persen per tahun.

Pemerintah Indonesia sendiri menargetkan investasi sektor ketenagalistrikan lebih dari USD500 miliar guna mencapai target Net Zero Emission (NZE). Salah satu strategi kunci adalah pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) hingga 100 GW sebagai tulang punggung energi bersih nasional.

Sekretaris Ditjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Wanhar Abdurrahim, menegaskan pemerintah membuka peluang luas bagi investor energi hijau.

“Kebutuhan listrik untuk data center meningkat pesat. Ini menjadi momentum bagi pengembangan energi bersih yang kompetitif dan berkelanjutan,” ujarnya, Senin (20/4/2026).

Editor : Hasiholan Siahaan

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut