Kebakaran Ruko Aksesoris Mobil di Sepatan Tangerang, Dua Kendaraan Ludes
TANGERANG, iNewsTangsel.id - Sebuah bangunan rumah toko (ruko) yang menjual aksesoris mobil di Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, ludes dilanda si jago merah. Insiden yang terjadi pada akhir pekan tersebut mengejutkan warga sekitar karena api berkobar dengan sangat cepat.
Kebakaran ruko ini tepatnya melanda ruko dua lantai yang berlokasi di Jalan Raya Cadas Mauk, Desa Karet, pada Minggu (17/5) sekitar pukul 03.50 WIB dini hari. Berdasarkan laporan visual dari akun Instagram resmi BPBD Kabupaten Tangerang, kobaran api sempat membubung tinggi sebelum berhasil dikendalikan.
Petugas dari Tim Pusdalops BPBD Kabupaten Tangerang langsung bergerak cepat setelah menerima laporan darurat dari masyarakat setempat. Sebanyak 12 personel pemadam kebakaran gabungan dari Pos Sepatan, Pakuhaji, dan Mauk segera diterjunkan ke lokasi kejadian.
"Personel Damkar berhasil memadamkan api setelah bekerja selama 1,5 jam dan tidak ada perambatan pada ruko lainnya," tulis pihak BPBD Kabupaten Tangerang dalam keterangan resminya, dikutip Senin (18/5/2026).
Bersyukur, lokalisasi area kebakaran berhasil dilakukan secara efektif sehingga pertokoan di sebelahnya aman dari rambatan api.
BPBD memastikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa menegangkan di dini hari tersebut. Pemilik tempat usaha yang saat itu sedang beristirahat di lantai atas dilaporkan berhasil mengevakuasi diri tepat waktu.
"Si pemilik Usaha yang tidur di lantai 2 berhasil menyelamatkan diri sebelum api berkobar lebih besar," tulis BPBD dalam rilisnya.
Langkah penyelamatan diri yang cepat tersebut membuat korban terhindar dari kepungan asap pekat di dalam bangunan.
Hingga saat ini, pihak kepolisian dan instansi terkait masih menyelidiki penyebab pasti dari munculnya titik api pertama.
"Kebakaran yang tidak diketahui awal mulanya itu menghanguskan tempat usaha variasi mobil dan 1 unit mobil city car serta 1 unit sepeda motor yang terparkir di dalam ruangan lantai 1," demikian pernyataan dari BPBD.
Editor : Aris