UIN Klaim Aset Sah Milik Negara, Ini Sebab ASN Datangi Madrasah Pembangunan
UIN juga membantah tudingan yang menyebut adanya keterlibatan pihak luar dalam kegiatan tersebut. Menurut pihak kampus, seluruh peserta yang hadir merupakan pegawai dan unsur internal UIN.
"Perlu kami tegaskan bahwa tidak ada pihak dari luar yang kami libatkan. Semua yang hadir merupakan pegawai kami. Bahkan, yang saya dengar melakukan teriakan-teriakan justru oknum-oknum yang saya sendiri tidak mengetahui berasal dari mana. Saya menduga mereka adalah pihak dari luar," ujarnya.
Lebih lanjut, UIN menyebut sebelum kunjungan dilakukan, telah ada upaya musyawarah dan komunikasi dengan pihak terkait. Saat berada di lokasi, rombongan kampus juga melakukan diskusi dengan jajaran sekolah untuk menjelaskan perkembangan terbaru mengenai status aset tersebut.
Dalam pertemuan itu hadir sejumlah unsur sekolah, termasuk Prof. Dede, kepala sekolah, dan jajaran tata usaha. Kepada pihak sekolah, UIN menyampaikan bahwa berdasarkan keputusan yang telah ditetapkan, aset yang selama ini menjadi objek sengketa kini berada di bawah pengelolaan UIN.
Editor : Aris