JAKARTA, iNewsTangsel.id - Pendekatan latihan berbasis data terbukti menjadi faktor kunci di balik dominasi Team Garmin dalam ajang Hybrid Race Jakarta 2026. Dalam kompetisi yang berlangsung pada 27–28 Juni 2026 di NICE, tim ini sukses mengamankan 19 podium sekaligus meraih 4 tiket World Championship Qualifiers dari berbagai kategori.
Keberhasilan tersebut tidak hanya mencerminkan kekuatan fisik atlet, tetapi juga efektivitas strategi latihan yang terukur dan terarah. Team Garmin tampil konsisten di berbagai nomor, mulai dari kategori profesional hingga open dan relay, dengan delapan di antaranya berhasil finis di posisi pertama.
Sejumlah atlet mencatatkan performa menonjol, di antaranya Gladys Fabiola dan Carla Piscoso yang masing-masing menyumbang tiga podium. Sementara Chris Erlando mencatatkan hasil sempurna dengan dua gelar juara pertama di kategori Men Pro Double 50–54 dan Double 50–54.
Di balik capaian ini, Garmin Indonesia mengandalkan tiga pilar utama dalam pembinaan atlet, yakni perekrutan atlet elite melalui Team Garmin, pengembangan atlet berpengalaman bersama komunitas Hystoric Elite Hybrid Race, serta pembinaan talenta baru melalui program Built for Podium.
Marketing Communications Senior Manager Garmin Indonesia, Chandrawidhi Desideriani, mengatakan bahwa keberhasilan ini menunjukkan pentingnya pemanfaatan data dalam meningkatkan performa atlet. Menurutnya, latihan tidak lagi hanya mengandalkan intensitas, tetapi juga pemahaman terhadap kondisi tubuh dan progres latihan secara menyeluruh.
“Performa terbaik lahir dari kombinasi latihan keras dan strategi berbasis data. Atlet dapat memantau kesiapan tubuh, mengukur progres, hingga menentukan strategi yang lebih presisi sebelum bertanding,” ujarnya, Senin (27/7/2026).
Hybrid racing sendiri merupakan olahraga yang menuntut keseimbangan antara daya tahan, kekuatan, kecepatan, serta manajemen energi. Dalam konteks ini, penggunaan teknologi berbasis data dinilai mampu membantu atlet menjaga konsistensi performa dari awal hingga akhir lomba.
Capaian ini sekaligus menegaskan peran ekosistem latihan berbasis teknologi dalam membentuk jalur pembinaan atlet yang berkelanjutan. Dengan hasil tersebut, Garmin Indonesia memperkuat posisinya dalam mendukung perkembangan hybrid racing serta membuka peluang lebih besar bagi atlet untuk bersaing di level dunia.
Editor : Hasiholan Siahaan
Artikel Terkait
