Tren Rent to Earn: Kendaraan Tak Lagi Sekadar Alat Transportasi

Denny Pohan
Di tengah perubahan pola transportasi masyarakat, kendaraan mulai dilihat sebagai aset yang dapat dimanfaatkan untuk menciptakan sumber pendapatan tambahan. Foto Denny

TANGERANG, iNewsTangsel.id – Kepemilikan kendaraan kini tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan mobilitas. Di tengah perubahan pola transportasi masyarakat, kendaraan mulai dilihat sebagai aset yang dapat dimanfaatkan untuk menciptakan sumber pendapatan tambahan.

Peluang tersebut menjadi salah satu topik yang dibahas dalam VinTalks bertema Rent to Earn pada GIIAS 2026. Diskusi menyoroti perkembangan bisnis rental kendaraan serta cara melihat kepemilikan mobil dari sisi produktivitas aset.

Founder Finansialku.com Melvin Mumpuni, ST., MBA., CFP, QWP®, hadir bersama Sales Training Manager VinFast Indonesia Ahmad Fahrudin, Deputy CEO for Sales & Network VinFast Indonesia Lisa Wijaya, dan Head of B2C Car Partner & Collaborator Green SM Platform Pandu Erro Saputro.

Konsep Rent to Earn menempatkan kendaraan tidak semata sebagai aset konsumsi, tetapi sebagai aset yang berpotensi menghasilkan pendapatan melalui penyewaan. "Namun, peluang tersebut tetap membutuhkan perhitungan terhadap permintaan pasar, biaya operasional, perawatan, depresiasi, hingga risiko bisnis", ujar Lisa, Kamis (13/8/2026).

Perubahan ini menunjukkan bahwa perkembangan industri otomotif semakin berkaitan dengan ekosistem ekonomi dan mobilitas. Kendaraan dapat memiliki fungsi yang lebih luas ketika dimanfaatkan secara tepat dan dikelola dengan perhitungan bisnis yang matang.

Editor : Hasiholan Siahaan

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network