Kampus ini menawarkan tiga program sarjana, yakni Automotive & Robotics Engineering, Product Design Engineering, dan Business Engineering. Ketiga program tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan industri yang memerlukan perpaduan kemampuan teknis, inovasi, pemecahan masalah, dan pemahaman bisnis.
Rektor BINUS University, Dr. Nelly, mengatakan pengembangan kampus tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan pendidikan yang selaras dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.
"Melalui kerja sama dengan ASO College Group Japan, mahasiswa diharapkan memperoleh pengalaman belajar yang memperkuat kompetensi teknis, kemampuan berinovasi, dan wawasan internasional", katanya, Sabtu (24/10/2026). Kolaborasi ini juga membuka peluang bagi mahasiswa untuk mengenal praktik industri Jepang dan mempersiapkan diri menghadapi persaingan kerja global.
Kepala BUPP KEK ETKI Banten, Lindawaty Chandra, mengatakan kehadiran institusi pendidikan tersebut memperkuat ekosistem yang menghubungkan talenta, pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan industri. Menurut dia, kolaborasi dengan perguruan tinggi, pelaku usaha, dan mitra internasional dapat memperluas pertukaran pengetahuan, riset, serta inovasi.
KEK ETKI Banten, yang dikenal sebagai D-HUB SEZ, memiliki luas 59,68 hektare. Hingga semester I 2026, kawasan tersebut mencatat realisasi investasi kumulatif Rp1,9 triliun dan menyerap 1.880 tenaga kerja dari 27 pelaku usaha.
Editor : Hasiholan Siahaan
Artikel Terkait
