Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tren Perawatan Regeneratif Meningkat, Ahli Dermatologi Dorong Terapi Berbasis Sains
Advertisement . Scroll to see content

Anak 10 Tahun di Tegal Hadapi Risiko Diabetes dan Diare, Cerminan Krisis Kesehatan RI

Senin, 04 Mei 2026 | 09:27 WIB
  • author Denny Pohan
Anak 10 Tahun di Tegal Hadapi Risiko Diabetes dan Diare, Cerminan Krisis Kesehatan RI
Cek gula darah secara rutin, langkah mencegah dan mengendalikan diabetes sejak dini. (Foto: Istimewa)

Pemerintah sebenarnya telah menggulirkan berbagai program seperti Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) hingga kampanye pencegahan penyakit menular. Namun, implementasi di lapangan dinilai belum sepenuhnya efektif mendorong perubahan perilaku.

Menurut Widyaretna Buenastuti, tantangan terbesar bukan pada kurangnya program, melainkan bagaimana memastikan masyarakat benar-benar mengubah kebiasaan sehari-hari. “Kesadaran saja tidak cukup. Dampak nyata baru terlihat jika ada perubahan perilaku yang konsisten,” katanya.

Ia menekankan perlunya pendekatan lebih komprehensif, mulai dari segmentasi intervensi kesehatan, penguatan jembatan antara edukasi dan aksi nyata, hingga konsistensi pesan kesehatan di berbagai platform.

Kisah Bunga pun menjadi pengingat bahwa persoalan kesehatan di Indonesia tidak hanya soal penyakit menular atau tidak menular semata, melainkan kombinasi keduanya yang saling memperparah.
Tanpa intervensi yang tepat dan berkelanjutan, kondisi serupa berpotensi terus berulang—dan berdampak pada kualitas generasi mendatang.

Editor: Hasiholan Siahaan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut