Gaya Hidup Sehat Berkelanjutan, Ajang Lari Eco RunFest 2026 Ajak Pelari Kurangi Sampah Plastik
JAKARTA, iNewsTangsel.id - Ajang olahraga lari massal kini semakin memperkuat peran sosialnya dengan mengintegrasikan pesan edukasi lingkungan hidup di tengah antusiasme para peserta. Salah satu langkah nyata diwujudkan melalui kampanye pengurangan sampah plastik guna mengajak para pelari menjaga kelestarian bumi secara berkelanjutan.
Ajang lari marathon Eco RunFest 2026 yang melombakan kategori half marathon 21,1 km, 10 km, hingga 5 km ini dijadwalkan berlangsung pada 6 Desember 2026 di kawasan Senayan, Jakarta. Pemilihan tema ramah lingkungan diharapkan dapat menginspirasi para peserta bahwa kepedulian terhadap bumi dapat dimulai dari kebiasaan olahraga sehari-hari.
Pihak penyelenggara menekankan bahwa esensi kegiatan lari bukan sekadar perlombaan menembus garis finis secara cepat. Olahraga ini memuat nilai-nilai disiplin, ketangguhan, dan konsistensi yang sangat selaras dengan prinsip tanggung jawab terhadap kelestarian alam.
"Pada Eco RunFest ke-16 di tahun 2026 ini kami secara khusus mengangkat isu sampah plastik melalui tema Spark the Change Leave Zero Trace," kata Direktur Manajemen Risiko PT Pertamina (Persero) Ahmad Siddik Badruddin di Jakarta, Rabu (26/8/2026).
Melalui ajang ini, masyarakat diajak untuk lebih memahami persoalan limbah plastik serta aktif melakukan pembatasan penggunaan material sekali pakai. Pengelolaan sampah secara bijak, mulai dari pemilahan hingga daur ulang, menjadi fokus utama pembentukan karakter masyarakat ramah lingkungan.
"Setiap langkah yang membuat tubuh kita lebih kuat, juga menjadi langkah yang membuat bumi kita lebih sehat," ujar Ahmad.
Di sisi lain, dukungan penuh juga mengalir dari induk organisasi cabang olahraga atletik nasional terhadap penyelenggaraan kegiatan bernuansa hijau ini. Ajang lari bergengsi ini bahkan telah mengantongi standar lisensi resmi guna memastikan kualitas penyelenggaraan kegiatan yang profesional.
Ketua Komisi Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI), Setyo Haryo, menyambut baik integrasi antara aksi olahraga dan gerakan peduli lingkungan. "Jadi bukan cuma lari untuk sport saja, tapi juga untuk suatu gerakan yang sifatnya untuk lingkungan hidup," kata Setyo.
Melalui perpaduan pesan kesehatan fisik dan perlindungan alam, ajang ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif yang lebih luas di tengah masyarakat. Konsistensi dalam menjaga kebugaran tubuh kini berjalan seiring dengan komitmen meninggalkan jejak yang lebih bersih bagi generasi mendatang.
Editor : Aris