JAKARTA, iNewsTangsel.id - Pameran tunggal bertajuk “Seen & Unseen” karya pelukis muda Resiyaman Oratmangun menghadirkan pendekatan berbeda dalam dunia seni rupa dengan melibatkan langsung pengunjung dalam proses kreatif.
Digelar di Balai Budaya Jakarta pada 10–19 April 2026, pameran ini tidak hanya menampilkan lukisan bergaya Abstrak Ekspresionisme, tetapi juga membuka ruang interaksi melalui sesi live painting bersama pengunjung.
Dalam pameran tersebut, Resiyaman mengangkat isu fragmentasi sosial masyarakat modern yang dipadukan dengan akar budaya dan nilai spiritual. Karya-karyanya menggunakan teknik pointillism dengan pola bintik repetitif yang disebutnya memiliki efek terapeutik untuk mengelola emosi dan fokus saat berkarya.
“Setiap bintik yang saya lukis membantu menenangkan pikiran dan mengontrol emosi,” ujar Resiyaman, Senin (20/4/2026).
Keunikan lain dari pameran ini adalah kolaborasi lintas disiplin dengan penyair Iwan Jaconiah, di mana lukisan abstrak dipadukan dengan puisi, menciptakan pengalaman artistik yang lebih mendalam bagi pengunjung.
Editor : Hasiholan Siahaan
Artikel Terkait
