SETU, iNewsTangsel - Kabar duka menyelimuti kawasan Kademangan, Setu, Kota Tangerang Selatan setelah seorang remaja berusia 13 tahun berinisial NAS ditemukan tak bernyawa. Korban yang sempat hilang terseret arus Sungai Cisadane akhirnya berhasil dievaluasi oleh Tim SAR gabungan pada pencarian hari ketiga, Senin (27/7/2026).
Penemuan jasad korban terjadi pada pagi hari di titik yang cukup jauh dari lokasi awal dirinya dilaporkan tenggelam. "Korban ditemukan berjarak 1 KM dari titik nol (Perumahan Pesona Serpong)," ucap Kapolsek Cisauk AKP Dhady Arsya dalam keterangan resminya, Selasa (28/7/2026).
Tragedi ini bermula ketika NAS sedang asyik bermain dan berenang bersama enam temannya pada Sabtu (25/7/2026) sore. Namun, kegembiraan tersebut mendadak berubah menjadi kepanikan luar biasa saat korban mulai tenggelam dan terseret derasnya aliran air.
Teman-teman korban yang berada di lokasi sempat berupaya memberikan pertolongan, tetapi arus sungai terlalu kuat untuk dilawan. "Diduga korban tidak bisa berenang, teman korban berusaha menolong tapi kelelahan dan korban hanyut terbawa arus," ungkap Dhady.
Proses operasi SAR yang berlangsung selama tiga hari tersebut bukannya tanpa hambatan bagi para petugas di lapangan. Tim gabungan harus ekstra hati-hati menghadapi topografi serta kondisi alam Sungai Cisadane yang tergolong berbahaya.
Kapolsek Cisauk membeberkan bahwa dinamika bawah air menjadi tantangan utama yang menyulitkan pergerakan tim pencari. "Faktor penghambat cadas batu di dalam permukaan air, arus di bawah permukaan air cukup kencang dan ada beberapa sisi air dangkal," jelas dia.
Setelah perjuangan panjang menelusuri aliran sungai, penemuan jasad NAS menandai berakhirnya seluruh rangkaian operasi pencarian. Suasana haru menyelimuti momen saat petugas mengevakuasi dan menyerahkan jenazah almarhum kepada pihak berduka.
Pihak kepolisian memastikan proses evakuasi berjalan lancar sebelum jenazah dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan. "Korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dilakukan pengurusan jenazah," tambah Dhady.
Editor : Aris
Artikel Terkait
