Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : KPK Geledah Disdikbud Kabupaten Bogor, Dugaan Potong Upah Pegawai Rp 1,5 Miliar Mencuat
Advertisement . Scroll to see content

KPK Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Hutama Karya, Ada Petinggi PT Sanitarindo Tangsel Jaya

Sabtu, 22 Juni 2024 | 10:04 WIB
  • author Sabir Laluhu
KPK Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Hutama Karya, Ada Petinggi PT Sanitarindo Tangsel Jaya
Berdasarkan penelusuran iNewsTangsel.id dari berbagai sumber, terungkap perusahaan ini adalah perusahaan yang bergerak di bidang properti.

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan tiga orang sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan lahan di sekitar Jalan Tol Trans Sumatera (JTSS) yang dilaksanakan oleh PT Hutama Karya (HK, Persero) tahun anggaran 2018–2020.

Tiga tersangka tersebut yakni mantan Direktur Utama PT Hutama Karya (HK, Persero) Bintang Perbowo, mantan Kadiv Pengembangan Bisnis dan Investasi PT Hutama Karya (HK, Persero) Mohammad Rizal Sutjipto, dan Komisaris PT Sanitarindo Tangsel Jaya Iskandar Zulkarnaen.

"KPK telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka yaitu BP (Bintang Perbowo), MRS (Mohammad Rizal Sutjipto), dan IZ (Iskandar Zulkarnaen) dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan lahan di sekitar Jalan Tol Trans Sumatera (JTSS) tahun anggaran 2018-2020," tegas Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto, dalam pernyataan tertulisnya, di Jakarta, Jumat (21/6/2024).

Khususnya untuk PT Sanitarindo Tangsel Jaya, berdasarkan penelusuran iNewsTangsel.id dari berbagai sumber, terungkap perusahaan ini adalah perusahaan yang bergerak di bidang properti. Perusahaan beralamat di Jalan Garuda Blok M Nomor 101, Sawah Lama, Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan, Banten. Perusahaan mengampu sejumlah proyek perumahan yang berada di wilayah Tangerang Selatan, Bakahueni Lampung Selatan, hingga Kuta Utara, Jembrana, dan Ubud Provinsi Bali.

Tessa Mahardhika Sugiarto melanjutkan, pada 22 Mei 2024, penyidik KPK telah melakukan penyitaan terhadap 54 bidang tanah dari tersangka Iskandar Zulkarnaen. Tanah-tanah tersebut mempunyai keterkaitan dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi pengadaan lahan di sekitar JTTS tahun anggaran 2018–2020. Sejak Rabu (19/6/2024) hingga Jumat (21/6/2024), penyidik juga telah melakukan pemasangan plang tanda penyitaan untuk 54 bidang tanah tersebut.

Editor: Hasiholan Siahaan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut