Presiden Jokowi Mesti Paham Konstitusi Negara Secara Utuh dan Tidak Emosional Jelang Pemilu 2024

M. Subhan Saka
Ketum JAHMI GAMA, H Ato' Ismail, ST mengatakan polemik boleh-tidaknya Presiden Republik Indonesia (RI) berkampanye perlu direspon secara akademis dan sesuai konstitusi NKRI.

3. Sila kedua Pancasila menegaskan keadilan dan adab, sehingga Presiden Jokowi akan bertindak tidak adil apabila memihak salah satu calon capres cawapres. 
Rakyat Indonesia juga akan menganggap pemimpinnya tidak beradab, apabila mendukung anaknya sendiri di pemilu presiden, padahal presiden Jokowi masih berkuasa.

4. Sila keempat Pancasila mengandung kata bijaksana, sehingga Presiden Jokowi perlu bijaksana dalam melihat aspirasi rakyat yang tidak menginginkan presiden berkampanye. 



Editor : Mochamad Ade Maulidin

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network